Plastik biodegradable berbahan pati singkong.
Kabarintens.com, Bontang – Upaya menanamkan kepedulian terhadap lingkungan dilakukan SMPN 5 Bontang melalui kegiatan inovatif pembuatan plastik biodegradable berbahan pati singkong. Kegiatan ini didampingi oleh Ayu Fachtyanur yang mengarahkan siswa memahami dampak limbah plastik.
Siswa diperkenalkan pada alternatif bahan ramah lingkungan yang dapat terurai secara alami. Pati singkong dipilih karena mudah didapat dan aman digunakan.
Proses pembuatan dilakukan secara bertahap mulai dari pencampuran bahan hingga pemasakan. Siswa mengikuti setiap tahapan dengan penuh perhatian dan antusiasme.
Perubahan warna dari keruh menjadi bening menjadi indikator penting dalam proses pemasakan. Hal ini menunjukkan bahwa bahan telah siap untuk dicetak.
Tahap pencetakan dilakukan menggunakan alat sederhana seperti loyang datar. Teknik ini mudah diterapkan dan dapat dilakukan oleh siswa secara mandiri.
Pengeringan menggunakan oven menjadi pilihan utama untuk menjaga kualitas produk. Suhu dijaga agar tidak merusak struktur plastik yang dihasilkan.
Produk akhir berupa pembungkus permen yang dapat dimakan bersama isinya. Hal ini menjadi bukti bahwa inovasi ramah lingkungan bisa memberikan manfaat lebih.
Kegiatan ini juga mengubah pola pikir siswa terhadap penggunaan plastik sehari-hari. Mereka menjadi lebih sadar akan pentingnya menjaga lingkungan.
“Karena ini dari pati singkong, jadi aman kalau ikut termakan bersama permen, tidak berbahaya bagi tubuh,” ujar Ayu Fachtyanur, Kamis (2/4/2026).
Sekolah berharap kegiatan ini dapat menjadi kebiasaan baik yang terus diterapkan. Siswa diharapkan menjadi agen perubahan di masyarakat.
“Kita ingin siswa sadar bahwa ada alternatif plastik yang lebih ramah lingkungan dan bisa dibuat sendiri,” tutupnha. (Irha)
