Adaptasi Teknologi Jadi Tantangan Guru dalam Penerapan Papan Interaktif di Sekolah

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Rahayu Novita

Kabarintens.com, Bontang – Digitalisasi pendidikan membawa perubahan besar dalam metode pembelajaran. Namun, di balik kemajuan tersebut, terdapat tantangan yang harus dihadapi oleh tenaga pendidik.

SMP Negeri 3 Bontang menjadi salah satu sekolah yang tengah beradaptasi dengan penggunaan papan interaktif digital dalam kegiatan belajar mengajar.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Rahayu Novita, mengungkapkan bahwa tidak semua guru langsung mampu mengoperasikan teknologi tersebut dengan baik.

Meski perangkat telah tersedia, proses adaptasi membutuhkan waktu dan pendampingan yang berkelanjutan.

Hal ini menjadi perhatian utama, mengingat keberhasilan digitalisasi tidak hanya ditentukan oleh fasilitas, tetapi juga kemampuan sumber daya manusia.

Untuk itu, Rahayu bersama rekan guru lainnya ditunjuk sebagai Guru Pejuang Digital untuk membantu proses transisi tersebut.

“Tantangan utama bukan pada alatnya, tetapi bagaimana guru bisa memahami dan memanfaatkannya dalam pembelajaran,” jelasnya, Rabu (29/4/2026).

Ia menambahkan, pelatihan dan pendampingan terus dilakukan agar guru dapat lebih percaya diri dalam menggunakan teknologi.

Sejak program ini diluncurkan, perlahan mulai terlihat peningkatan kemampuan guru dalam mengintegrasikan teknologi ke dalam materi ajar.

“Ke depan, kami optimistis semua guru akan terbiasa dan mampu menggunakan teknologi ini secara efektif,” tutupnya. (Irha)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *