Kepala Disdikbud Bontang, Abdu Safa Muha
Kabarintens.com, Bontang – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang terus mendorong pemerataan akses pendidikan melalui program sekolah gratis di sekolah swasta. Program ini menjadi salah satu prioritas Disdikbud dalam menciptakan sistem pendidikan yang inklusif.
Selama ini, Disdikbud menilai adanya ketimpangan antara sekolah negeri dan swasta. Faktor biaya menjadi penyebab utama ketimpangan tersebut.
Untuk mengatasi hal itu, Disdikbud mengambil langkah konkret dengan menghapus biaya pendidikan di beberapa sekolah swasta. Kebijakan ini diharapkan mampu membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat.
Empat sekolah swasta dipilih sebagai percontohan. Disdikbud akan memantau secara langsung pelaksanaan program ini di lapangan.
Langkah ini juga menjadi bagian dari reformasi kebijakan pendidikan di Bontang. Disdikbud ingin memastikan bahwa setiap anak memiliki hak yang sama dalam memperoleh pendidikan.
Kepala Disdikbud Bontang, Abdu Safa Muha, menegaskan pentingnya kebijakan ini. “Program ini membebaskan biaya SPP dan uang gedung, jadi orang tua tidak perlu lagi khawatir soal biaya sekolah anak,” ujarnya, Sabtu (2/5/2026).
Selain itu, Disdikbud juga mendorong sekolah swasta untuk terus meningkatkan kualitasnya. Dukungan anggaran diharapkan mampu menjadi stimulus bagi pengembangan sekolah.
Program ini didukung melalui Bosda yang dikelola langsung oleh Disdikbud. Pengelolaan anggaran dilakukan secara transparan dan akuntabel.
Disdikbud juga menyiapkan rencana pengembangan program ini ke depan. Jika berhasil, cakupan program akan diperluas ke lebih banyak sekolah.
Abdu Safa menegaskan visi besar Disdikbud. “Kami ingin semua anak di Bontang punya kesempatan yang sama untuk mendapatkan pendidikan yang layak,” tuturnya. (Irha)
