Sayur bayam siap panen yang ditanam di dalam polibag di kebun SD Negeri 009 BS, Gang Mas, Tanjung Laut Indah. (Istimewa)
Kabarintens.com, Bontang – Kreativitas siswa SD Negeri 009 Bontang Selatan kembali ditunjukkan melalui pengolahan bayam menjadi mie hijau sebagai bagian dari kegiatan pembelajaran keterampilan di sekolah.
Program tersebut melibatkan siswa kelas 6 yang memanfaatkan hasil panen bayam dari kebun sekolah untuk diolah menjadi makanan sehat berbahan alami.
Kepala SD Negeri 009 Bontang Selatan, Amiruddin, menjelaskan bayam yang digunakan dalam pembuatan mie berasal dari tanaman yang dibudidayakan sendiri oleh siswa di sejumlah polibag di lingkungan sekolah.
Menurutnya, para siswa terlibat sejak proses penanaman, perawatan, hingga masa panen sebelum hasilnya diolah menjadi produk makanan.
“Bayam yang sudah dipanen kemudian dijadikan bahan dasar mie hijau bersama campuran tepung terigu dan telur,” ujar Amiruddin saat dikonfirmasi, Rabu (6/5/2026).
Ia mengatakan, selama proses pengolahan siswa mendapat pendampingan langsung dari guru agar seluruh tahapan berjalan dengan baik dan tetap memperhatikan kebersihan serta keamanan pangan.
Produk mie hijau yang dihasilkan kemudian dimasak bersama dan dikonsumsi oleh warga sekolah dalam kegiatan kerja bakti maupun kebersihan lingkungan sekolah. Kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat kebersamaan antara siswa dan guru.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang, Abdu Safa Muha, memberikan apresiasi terhadap inovasi yang dilakukan pihak sekolah dan para siswa.
Ia menilai kegiatan tersebut menjadi bentuk pembelajaran kontekstual karena menggabungkan pendidikan lingkungan, keterampilan hidup, dan penerapan pola hidup sehat dalam proses belajar.
Menurutnya, keterlibatan siswa mulai dari menanam hingga mengolah hasil panen menjadi pengalaman yang dapat melatih kemandirian, kreativitas, dan semangat gotong royong.
“Inovasi seperti ini diharapkan dapat terus dikembangkan sebagai bagian dari pembelajaran yang aktif dan bermanfaat bagi siswa,” katanya. (Irha)
