BPBD Bontang Pantau Wisata Pulau Beras Basah, 400 Pengunjung Tercatat dan Nihil Insiden

Situasi saat BPBD melakukan monitoring di Pulau Berebas Basah. (Istimewa/BPBD Bontang)

Kabarintens.com, Bontang – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bontang melakukan kegiatan pemantauan dan pengawasan wisata laut di kawasan Pulau Beras Basah pada Minggu (17/5/2026). Dari hasil pemantauan, sebanyak 400 pengunjung tercatat berwisata ke destinasi unggulan tersebut dan seluruh aktivitas berlangsung aman tanpa adanya kejadian bencana maupun musibah.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Bontang, Ismail, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pengawasan rutin untuk memastikan keselamatan pengunjung yang beraktivitas di kawasan wisata laut, khususnya saat akhir pekan yang biasanya mengalami peningkatan jumlah wisatawan.

“Personel kami melakukan pemantauan langsung di pelabuhan dan dermaga Pulau Beras Basah, sekaligus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait guna memastikan seluruh aktivitas wisata berjalan aman dan tertib. Alhamdulillah, selama kegiatan berlangsung tidak ada insiden yang terjadi,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kondisi cuaca selama pemantauan terpantau relatif kondusif meski sempat diguyur hujan ringan pada siang hari. Pada pagi hari cuaca terlihat mendung dengan arah angin barat laut dan gelombang laut mencapai 0,5 meter. Memasuki siang hingga sore, gelombang menurun menjadi sekitar 0,2 meter dengan kondisi air laut surut.

Berdasarkan data BPBD, mayoritas pengunjung berasal dari Kota Bontang dengan jumlah 254 orang. Selain itu, wisatawan juga datang dari sejumlah daerah lain seperti Samarinda sebanyak 75 orang, Kutai Kartanegara 27 orang, Mahakam Ulu 22 orang, Kutai Timur 17 orang, dan Balikpapan lima orang.

Ismail menuturkan, tingginya jumlah kunjungan dari luar daerah menunjukkan Pulau Beras Basah masih menjadi daya tarik utama wisata bahari di wilayah Kalimantan Timur. Karena itu, pengawasan dan pemantauan keselamatan akan terus diperkuat agar wisatawan merasa aman dan nyaman saat berkunjung.

“Pengawasan seperti ini penting untuk meminimalisasi potensi risiko, terutama mengingat wisata laut sangat dipengaruhi kondisi cuaca dan gelombang. Kami mengimbau seluruh pengunjung agar tetap mematuhi arahan petugas demi keselamatan bersama,” pungkasnya. (Irha)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *