Salah satu pasar di Bontang
Kabarintens.com, Bontang – DPRD Kota Bontang menilai orientasi utama pengelolaan pasar tradisional tidak semata mengejar pemasukan daerah. Ketua Komisi B DPRD Kota Bontang, Rustam, menegaskan kenyamanan masyarakat saat berbelanja harus menjadi prioritas utama.
Menurutnya, pasar yang nyaman akan menciptakan kepercayaan masyarakat untuk terus datang dan berbelanja, sehingga secara otomatis berdampak pada meningkatnya aktivitas ekonomi di dalamnya.
Ia menyebut berbagai aspek kenyamanan seperti kebersihan lingkungan, pencahayaan yang memadai, keamanan, ketersediaan air, hingga tata letak lapak harus menjadi perhatian serius pemerintah.
“Kalau masyarakat merasa nyaman, mereka akan datang kembali. Dari situ aktivitas pasar tumbuh, pedagang terbantu, dan pendapatan daerah juga ikut meningkat,” tuturnya, Jumat (22/5/2026).
Rustam menilai selama ini masih ada kecenderungan menitikberatkan target pendapatan tanpa didahului pembenahan kualitas fasilitas pasar.
Padahal, menurutnya, peningkatan kualitas layanan justru menjadi fondasi penting agar pasar tradisional mampu bersaing dengan pusat perbelanjaan modern.
Ia menilai pasar tradisional memiliki keunggulan tersendiri yang tidak dimiliki pusat perbelanjaan modern, terutama kedekatan antara pedagang dan pembeli.
Namun keunggulan itu harus didukung dengan kondisi lingkungan yang bersih, tertata, dan aman. Ia berharap pemerintah daerah lebih serius menempatkan kenyamanan publik sebagai fokus utama dalam kebijakan pengelolaan pasar.
“Dengan begitu, pasar tradisional dapat terus hidup sebagai denyut ekonomi kerakyatan di Kota Bontang,” tandasnya. (DR)
