Flyer pengumuman open recruitment guru pengganti
Kabarintens.com, Bontang – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) menerapkan sistem seleksi berlapis dalam open recruitment guru pengganti tahun 2026. Langkah ini dilakukan untuk memastikan tenaga pendidik yang diterima benar-benar memenuhi kompetensi yang dibutuhkan sekolah.
Kepala Disdikbud Kota Bontang, Abdu Safa Muha menyampaikan, seluruh proses penerimaan dirancang dengan mekanisme yang ketat mulai dari administrasi, tes tertulis hingga micro-teaching. Menurutnya, sistem tersebut penting agar proses rekrutmen berjalan objektif dan menghasilkan guru yang berkualitas.
Tahapan awal dimulai dengan seleksi administrasi berdasarkan kesesuaian dokumen pelamar. Berkas yang diunggah melalui aplikasi Teman Naker App akan diverifikasi secara detail, termasuk ijazah, identitas kependudukan, surat pengalaman mengajar hingga sertifikat pendidik jika dimiliki peserta.
Abdu menjelaskan, setelah lolos administrasi, peserta akan mengikuti seleksi tertulis dengan sistem pemeringkatan nilai. Peserta yang memperoleh nilai tertinggi sesuai kebutuhan formasi akan melanjutkan ke tahap micro-teaching sebagai penilaian akhir.
“Melalui tahapan ini kami ingin melihat kemampuan peserta secara menyeluruh, bukan hanya dari dokumen atau nilai ujian tertulis saja. Kemampuan mengajar secara langsung menjadi poin yang sangat penting,” jelasnya, Minggu (24/6/2026).
Dalam sesi micro-teaching, peserta akan diminta mempraktikkan proses pembelajaran di hadapan tim penilai. Penilaian meliputi penguasaan materi, cara menyampaikan pelajaran, komunikasi dengan siswa, pengelolaan kelas hingga kreativitas metode pembelajaran yang digunakan.
Ia menyebut, peserta yang memiliki sertifikat pendidik dan pengalaman mengajar akan mendapat prioritas apabila terjadi nilai akhir yang sama. Kebijakan tersebut dilakukan sebagai bentuk penghargaan terhadap pengalaman dan kompetensi profesional yang telah dimiliki pelamar sebelumnya.
“Pengalaman mengajar tentu menjadi salah satu pertimbangan karena mereka sudah memahami kondisi pembelajaran di sekolah. Namun semuanya tetap melalui proses penilaian yang objektif,” katanya.
Disdikbud Bontang berharap proses rekrutmen ini dapat menghasilkan tenaga pengajar yang mampu meningkatkan mutu pendidikan daerah. Pemerintah juga mengingatkan seluruh pelamar agar mengikuti informasi resmi melalui kanal Disdikbud dan tidak mempercayai pihak yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu. (Irha)
