Wakil Ketua Komisi B DPRD Bontang, Winardi (tengah) saat menghadiri acara pelantikan DPK KNPI Bontang
Kabarintens.com, Bontang – Pembahasan Raperda Kepemudaan di DPRD Bontang diarahkan tidak hanya pada aspek pembinaan organisasi, tetapi juga penguatan kapasitas generasi muda dalam bidang ekonomi dan inovasi. Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua Komisi B DPRD Bontang, Winardi, saat menghadiri pelantikan DPK KNPI Bontang, di Aula Dispopar-Ekraf Bontang, Minggu (7/6/2026).
Dalam forum tersebut, Winardi menjelaskan bahwa salah satu tujuan utama regulasi tersebut adalah menciptakan ekosistem yang mendukung lahirnya wirausaha muda dan inovator daerah.
Ia mengatakan pemuda saat ini memiliki peluang besar untuk berkembang melalui sektor ekonomi kreatif, teknologi digital, dan berbagai usaha berbasis inovasi.
“Namun peluang tersebut perlu didukung kebijakan yang memadai agar mampu berkembang secara berkelanjutan,” sebutnya.
Menurutnya, pemerintah daerah harus memiliki dasar hukum yang kuat dalam menyusun program pemberdayaan pemuda, termasuk pelatihan keterampilan, pendampingan usaha, hingga akses terhadap pengembangan kompetensi.
Winardi menilai keberadaan generasi muda yang produktif akan menjadi salah satu kekuatan utama dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Oleh sebab itu, investasi terhadap pengembangan pemuda harus menjadi prioritas pembangunan.
Ia berharap regulasi yang sedang dibahas dapat menghasilkan program-program nyata yang memberi dampak langsung bagi anak muda, terutama mereka yang memiliki minat di bidang kewirausahaan dan inovasi.
“Pemuda harus didorong menjadi pencipta peluang, bukan hanya pencari peluang. Karena itu regulasi harus mampu mendukung proses tersebut,” tutupnya. (DR)
