Bonnie Sukardi Tekankan Peran Strategis Puskesmas dalam Menekan Angka Stunting

Anggota DPRD Bontang, Bonnie Sukardi

Kabarintens.com, Bontang – Puskesmas dinilai memiliki peran strategis sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat, termasuk dalam upaya menekan angka stunting di daerah.

Pandangan tersebut disampaikan Anggota DPRD Bontang, Bonnie Sukardi, saat menghadiri pertemuan kader dan tim Posyandu yang digelar Puskesmas Bontang Barat di BPU Kelurahan Kanaan, Senin (8/6/2026).

Menurut Bonnie, berbagai program intervensi stunting yang dijalankan pemerintah daerah pada akhirnya bermuara pada kerja nyata tenaga kesehatan dan kader Posyandu di lapangan.

“Puskesmas menjadi ujung tombak pelaksanaan intervensi. Mereka yang paling dekat dengan masyarakat dan mengetahui kondisi balita secara langsung,” ujarnya.

Ia mengapresiasi langkah Puskesmas Bontang Barat yang terus memperkuat sistem pemantauan status gizi melalui berbagai program, termasuk Operasi Timbang Serentak dan pemanfaatan aplikasi Mata Hati.

Bonnie menilai pendekatan berbasis data menjadi salah satu kunci penting dalam penanganan stunting. Dengan data yang akurat, pemerintah dapat memastikan bantuan dan intervensi sampai kepada kelompok sasaran.

Melalui kerja sama yang solid antara puskesmas, kader Posyandu dan pemerintah daerah, ia optimistis angka stunting di Bontang Barat dapat terus ditekan.

Ia juga menilai pemanfaatan teknologi seperti aplikasi Mata Hati menjadi langkah positif dalam mempercepat proses pelaporan dan pemantauan perkembangan status gizi balita.

Dengan sistem yang terintegrasi, informasi terkait kondisi balita dapat diketahui lebih cepat sehingga penanganan terhadap anak yang berisiko mengalami stunting bisa segera dilakukann. (DR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *