Profesi Spesialis dan Penunjang Medis di Bontang Tumbuh, DPMPTSP Nilai Layanan Kesehatan Makin Lengkap

Ilustrasi

Kabarintens.com, Bontang – Di tengah penurunan jumlah penerbitan Surat Izin Praktik (SIP) tenaga kesehatan secara keseluruhan pada 2026, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bontang mencatat adanya pertumbuhan pada sejumlah profesi kesehatan tertentu. Kondisi ini dinilai menjadi indikator positif terhadap perkembangan layanan kesehatan di Kota Bontang.

Kepala DPMPTSP Kota Bontang, Muhammad Aspiannur, mengatakan peningkatan tersebut menunjukkan kebutuhan tenaga kesehatan spesialis dan penunjang medis terus berkembang seiring meningkatnya pelayanan di fasilitas kesehatan.

“Meski secara total jumlah penerbitan SIP mengalami penurunan, ada profesi yang justru bertambah. Ini menjadi sinyal baik karena masyarakat memiliki akses yang lebih luas terhadap layanan kesehatan sesuai kebutuhan,” ujarnya, Kamis (25/6/2026).

Data DPMPTSP mencatat Dokter Spesialis Neurologi menjadi salah satu profesi yang mengalami peningkatan signifikan. Jumlah Surat Izin Praktik yang diterbitkan naik dua kali lipat, dari tiga SIP pada 2025 menjadi enam SIP sepanjang 2026.

Perkembangan serupa juga terjadi pada profesi Radiografer Level 5. Jika tahun sebelumnya hanya terdapat satu tenaga yang mengurus SIP, pada tahun ini jumlahnya meningkat menjadi enam penerbitan izin praktik.

Menurut Aspiannur, bertambahnya tenaga kesehatan yang memiliki legalitas praktik akan berdampak positif terhadap pemerataan pelayanan kesehatan, khususnya pada bidang layanan yang membutuhkan kompetensi khusus.

Ia menegaskan DPMPTSP akan terus menjaga kualitas pelayanan perizinan agar proses penerbitan SIP dapat dilakukan secara cepat, mudah, dan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kami ingin memastikan setiap tenaga kesehatan dapat memperoleh pelayanan perizinan yang baik sehingga dapat memberikan pelayanan kepada masyarakat secara profesional dan legal,” tuturnya.

DPMPTSP berharap pertumbuhan jumlah tenaga kesehatan pada profesi spesialis maupun tenaga penunjang medis dapat terus berlanjut. Seiring berkembangnya fasilitas kesehatan di Kota Bontang, kebutuhan terhadap tenaga kesehatan yang kompeten diperkirakan juga akan semakin meningkat. (Irha)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *