BPBD Bontang Padamkan Karhutla 3,7 Hektare di Belimbing, Api Berhasil Dikendalikan

BPBD Bontang saat memadamkan api

Kabarintens.com, BONTANG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bontang kembali berhasil mengendalikan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Jalan Gotong Royong, Kelurahan Belimbing, Kecamatan Bontang Barat, Selasa (4/8/2026). Peristiwa tersebut menghanguskan sekitar 3,7 hektare lahan semak belukar.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Bontang, Ismail, mengatakan laporan kebakaran diterima petugas melalui Call Centre 112 pada pukul 14.19 Wita. Titik api berada di kawasan belakang RSUD Kota Bontang.

Setelah menerima laporan, tim BPBD yang sebelumnya baru menyelesaikan pemadaman karhutla di kawasan Bontang Lestari langsung bergerak menuju lokasi. Dengan estimasi waktu tempuh sekitar 25 menit, petugas mengerahkan satu unit mobil tangki dan satu unit mobil KPHP untuk mempercepat penanganan.

“Meski baru selesai melakukan pemadaman di lokasi lain, personel kami langsung bergerak menuju titik kebakaran begitu menerima laporan. Respons cepat menjadi kunci agar api tidak meluas,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Regu II BPBD melakukan pemadaman secara terpadu menggunakan selang hingga seluruh titik api berhasil dipadamkan. Proses penanganan berlangsung tanpa kendala yang berarti.

“Alhamdulillah tidak ada hambatan selama proses pemadaman. Api berhasil dipadamkan dan situasi di lokasi sudah aman serta terkendali,” katanya.

Berdasarkan hasil pendataan BPBD, lahan yang terbakar merupakan kawasan semak belukar dengan luas mencapai 3,7 hektare. Tidak ada laporan korban jiwa maupun kerusakan bangunan akibat kejadian tersebut.

Ismail mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan, terutama pada musim kemarau. Ia meminta warga tidak membuka lahan dengan cara membakar maupun melakukan aktivitas yang dapat memicu munculnya api di kawasan yang mudah terbakar.

“Peran masyarakat sangat penting dalam mencegah karhutla. Jika melihat adanya asap atau titik api, segera laporkan kepada BPBD atau melalui layanan darurat 112 agar dapat segera ditangani sebelum meluas,” pungkasnya. (Irha)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *