Stand banner inovasi PANDU KASIH Disdukcapil
Kabarintens.com,BONTANG – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bontang terus menghadirkan inovasi pelayanan publik yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Salah satunya melalui inovasi PANDU KASIH (Pelayanan Dokumen Kependudukan Sinergi untuk Ibu Hamil) yang dirancang untuk memastikan ibu hamil dan pasangan usia subur memperoleh dokumen kependudukan secara mudah, cepat, dan tepat.
Kepala Disdukcapil Kota Bontang Budiman melalui Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK) dan Pemanfaatan Data, Muhammad Thamrin, menjelaskan inovasi tersebut lahir dari kondisi di lapangan yang masih ditemukan ibu hamil maupun pasangan usia subur belum memiliki dokumen kependudukan sebagai warga Kota Bontang.
“Kami melihat masih ada ibu hamil maupun pasangan usia subur yang belum memiliki dokumen kependudukan lengkap. Melalui PANDU KASIH, Disdukcapil hadir dengan layanan jemput bola agar mereka memperoleh hak-hak administrasi kependudukan sekaligus mendukung program pemerintah dalam pencegahan stunting,” ujarnya, Rabu (5/8/2026).
Menurutnya, inovasi ini dibangun melalui komitmen bersama untuk mendukung program Pemerintah Kota Bontang dalam menekan angka stunting sekaligus memastikan setiap warga memperoleh hak dasar berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK). Dengan demikian, calon ibu dan bayi yang akan lahir memiliki kepastian identitas sejak dini.
Pelaksanaan PANDU KASIH juga mengandalkan sinergi lintas sektor. Disdukcapil menggandeng kecamatan, kelurahan, puskesmas, hingga posyandu untuk mengidentifikasi ibu hamil maupun pasangan usia subur yang belum memiliki dokumen kependudukan. Informasi tersebut kemudian ditindaklanjuti oleh tim Disdukcapil melalui pelayanan jemput bola.
“Kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci keberhasilan inovasi ini. Kami berharap setiap informasi yang diterima dari puskesmas, kelurahan, maupun posyandu dapat segera ditindaklanjuti sehingga masyarakat tidak mengalami kendala administrasi ketika membutuhkan layanan publik,” kata dia.
Ia menambahkan, keberadaan data kependudukan yang akurat juga menjadi tujuan utama inovasi tersebut. Dengan pembaruan data secara berkelanjutan, database kependudukan Kota Bontang semakin valid dan sesuai kondisi riil masyarakat sehingga dapat dimanfaatkan dalam berbagai program pembangunan.
Selain meningkatkan kualitas data, PANDU KASIH juga diharapkan mampu meningkatkan kinerja organisasi Disdukcapil melalui pelayanan yang lebih proaktif dan membahagiakan masyarakat. Di sisi lain, para pemangku kepentingan turut terbantu dalam mewujudkan tertib administrasi kependudukan di wilayah masing-masing.
“Harapan kami, masyarakat khususnya ibu hamil dan pasangan usia subur semakin mudah mendapatkan hak-hak sipilnya. Dengan dokumen kependudukan yang lengkap, akses terhadap layanan kesehatan, bantuan sosial, hingga pelayanan publik lainnya juga menjadi lebih mudah,” tutupnya. (Irha)
