Tiga Pemuda Keroyok Guru SD di Bukit Kusnodo, Sempat Dikira Begal, Kini Berakhir Damai

kabarintens -Kesalahpahaman yang sempat memicu dugaan aksi pembegalan di kawasan Bukit Kusnodo akhirnya terungkap sebagai kasus pengeroyokan. Perkara tersebut pun diselesaikan secara damai setelah korban dan pelaku sepakat menempuh jalur kekeluargaan, Kamis (9/4/2026).

Kasus ini sebelumnya menarik perhatian publik lantaran korban diketahui merupakan seorang guru Sekolah Dasar (SD). Selain itu, informasi awal yang beredar menyebutkan korban menjadi sasaran pembegalan.

Dalam penyelidikan, polisi mengamankan tiga orang terduga pelaku, yakni AA (20) warga Guntung, Bontang, serta dua remaja AK (17) dan MA (16) warga Teluk Pandan.

Hasil pemeriksaan kepolisian memastikan peristiwa tersebut merupakan murni tindak pengeroyokan. Korban dan pelaku diketahui saling mengenal sebelumnya. Pemukulan terjadi karena pelaku tersulut emosi setelah merasa mendapat perlakuan tidak pantas dari korban.

Korban, Cornelius, juga membenarkan hal tersebut sekaligus mencabut pernyataannya terkait dugaan pembegalan. Ia menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada masyarakat atas informasi yang sempat menimbulkan kesalahpahaman.

“Sebenarnya kejadian tersebut adalah murni pengeroyokan. Karena sebelumnya, saya dengan salah satu pelaku ada kesalahpahaman,” ujarnya.

Saat ini, korban dan para pelaku masih berada di Mapolsek Teluk Pandan untuk penyelesaian administrasi. Kedua belah pihak sepakat menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan dan tidak melanjutkan perkara ke proses hukum.

Dengan adanya kesepakatan tersebut, kasus pengeroyokan yang sempat menjadi perhatian publik itu dinyatakan selesai secara damai.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *