DPMPTSP Bontang Catat Serapan Pekerja Lokal Dominasi Realisasi Investasi

Kabarintens.com, Bontang – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bontang mencatat dominasi pekerja lokal dalam realisasi investasi triwulan I 2026. Capaian tersebut menjadi salah satu indikator bahwa aktivitas investasi yang berkembang di daerah tidak hanya berdampak pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga mampu membuka peluang kerja bagi masyarakat.

Berdasarkan data DPMPTSP Bontang, dari total 920 tenaga kerja yang terserap melalui berbagai kegiatan investasi pada periode Januari hingga Maret 2026, sebanyak 919 orang merupakan tenaga kerja Indonesia. Sementara itu, hanya satu orang yang tercatat sebagai tenaga kerja asing yang bekerja pada sektor tertentu yang membutuhkan keahlian khusus.

Data tersebut menunjukkan investasi yang masuk ke Kota Bontang masih memberikan ruang yang sangat besar bagi keterlibatan tenaga kerja domestik. Kondisi ini dinilai positif karena manfaat ekonomi dari investasi dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat melalui terbukanya lapangan pekerjaan di berbagai bidang usaha.

Dominasi pekerja lokal juga menjadi gambaran bahwa kebutuhan tenaga kerja perusahaan sebagian besar dapat dipenuhi oleh sumber daya manusia yang tersedia di dalam negeri. Dengan demikian, investasi tidak hanya berfungsi sebagai penggerak pertumbuhan usaha, tetapi juga menjadi sarana peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat.

Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang menilai keseimbangan antara pertumbuhan investasi dan penyerapan tenaga kerja merupakan aspek penting dalam pembangunan daerah. Kehadiran investasi yang mampu menyerap tenaga kerja lokal dinilai dapat memperkuat perekonomian masyarakat sekaligus mengurangi tingkat pengangguran.

Selain memberikan dampak langsung terhadap kesempatan kerja, tingginya keterlibatan tenaga kerja Indonesia juga berpotensi meningkatkan kapasitas sumber daya manusia melalui transfer pengetahuan dan pengalaman kerja di lingkungan industri maupun sektor jasa. Hal ini menjadi modal penting dalam mendukung daya saing tenaga kerja lokal di masa mendatang.

Pejabat Fungsional Ahli Madya Analis Kebijakan Bidang Penanaman Modal DPMPTSP Bontang, Karel, mengatakan capaian tersebut patut diapresiasi karena menunjukkan investasi yang masuk ke daerah mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Serapan tenaga kerja lokal yang sangat dominan menunjukkan investasi di Bontang memberi kontribusi nyata terhadap peningkatan kesempatan kerja masyarakat,” katanya, Jumat (22/5/2026).

Menurut Karel, pemerintah akan terus mendorong para investor agar memaksimalkan penggunaan tenaga kerja lokal sesuai kebutuhan dan kualifikasi yang dibutuhkan perusahaan. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan pertumbuhan investasi berjalan beriringan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Kami ingin investasi yang tumbuh di Bontang benar-benar menjadi instrumen penguatan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, DPMPTSP akan terus melakukan pemantauan terhadap realisasi investasi, termasuk dampaknya terhadap penyerapan tenaga kerja. Dengan begitu, pemerintah dapat memastikan bahwa iklim investasi yang kondusif mampu menciptakan manfaat yang berkelanjutan bagi pembangunan daerah dan peningkatan kualitas hidup masyarakat Bontang. (Irha)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *