DPRD Bontang Dorong Edukasi Kesehatan Reproduksi Masuk Sekolah

Anggota Komisi A DPRD Bontang, Arfian Arsyad

Kabarintens.com, Bontang – Anggota Komisi A DPRD Bontang, Arfian Arsyad, mendorong pemerintah daerah untuk memperkuat edukasi kesehatan reproduksi di lingkungan sekolah menyusul maraknya kasus kehamilan pada remaja yang menjadi perhatian publik belakangan ini.

Perhatian tersebut muncul setelah beredarnya informasi yang disampaikan Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi, dr. Fakhruzzabadi, Sp.OG, melalui media sosial mengenai meningkatnya kasus kehamilan usia remaja di Kota Bontang.

Menurut dia, kondisi tersebut tidak boleh dipandang sebagai persoalan pribadi semata, melainkan menjadi tantangan bersama yang membutuhkan langkah pencegahan secara menyeluruh.

Ia menilai selama ini edukasi mengenai kesehatan reproduksi masih belum diberikan secara maksimal kepada para pelajar. Akibatnya, banyak remaja yang memperoleh informasi dari sumber yang kurang tepat sehingga berpotensi menimbulkan kesalahpahaman.

“Pembahasan mengenai kesehatan reproduksi jangan lagi dianggap tabu. Justru anak-anak harus mendapatkan pemahaman yang benar sejak dini agar mereka mampu menjaga diri,” ujarnya, Kamis (9/7/2026).

Arfian berharap dinas terkait dapat menyusun program sosialisasi rutin ke seluruh sekolah tingkat SMP maupun SMA sederajat. Materi yang diberikan tidak hanya membahas organ reproduksi, tetapi juga mengenai tanggung jawab, risiko hubungan seksual di usia dini, hingga pentingnya merencanakan masa depan.

Menurutnya, sekolah menjadi tempat paling efektif untuk membangun pemahaman tersebut karena hampir seluruh remaja menghabiskan sebagian besar waktunya di lingkungan pendidikan.

Ia menambahkan, pendidikan reproduksi juga harus disampaikan dengan pendekatan yang sesuai usia sehingga mudah dipahami para siswa tanpa menimbulkan kesalahpahaman.

“Saya berharap melalui edukasi yang lebih masif, angka kehamilan remaja di Bontang dapat ditekan sehingga generasi muda dapat lebih fokus mengejar pendidikan dan cita-cita mereka,” tutupnya. (DR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *