Kabarintens.com, Bontang – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bontang terus mendorong pemanfaatan Identitas Kependudukan Digital (IKD) sebagai bagian dari percepatan transformasi layanan administrasi kependudukan. Melalui layanan jemput bola, aktivasi IKD akan kembali digelar di Gedung Graha Taman Praja, Bontang Lestari, pada Selasa (4/8/2026).
Kepala Disdukcapil Kota Bontang Budiman melalui Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK) dan Pemanfaatan Data, Muhammad Thamrin, mengatakan program tersebut merupakan upaya mendekatkan pelayanan kepada masyarakat sekaligus memperluas aktivasi untuk penggunaan identitas digital.
Menurutnya, IKD menjadi salah satu inovasi yang memudahkan masyarakat mengakses dokumen kependudukan secara digital tanpa harus selalu membawa dokumen fisik.
“IKD merupakan bentuk transformasi pelayanan administrasi kependudukan. Melalui layanan jemput bola, kami ingin memastikan masyarakat khususnya para ASN dapat mengaktifkan identitas digital dengan mudah, cepat, dan tanpa biaya,” ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (3/8/2026).

Dalam kegiatan tersebut, tim Disdukcapil akan memberikan pendampingan langsung hingga proses aktivasi berhasil. Layanan dibuka mulai pukul 09.00 hingga 12.00 Wita dan dapat dimanfaatkan oleh aparatur sipil negara (ASN), pegawai non-ASN, maupun masyarakat umum yang memenuhi persyaratan.
Ia menjelaskan, kehadiran IKD memberikan berbagai kemudahan. Selain menjadi identitas digital yang sah, aplikasi tersebut juga mempercepat proses verifikasi identitas, meningkatkan keamanan data kependudukan, serta mempermudah akses terhadap berbagai layanan publik kapan saja dan di mana saja melalui telepon pintar.
Dirinya berharap ASN di lingkungan Pemerintah Kota Bontang dapat menjadi contoh dalam pemanfaatan teknologi digital di sektor pelayanan publik. Dengan semakin banyak pengguna IKD, proses administrasi kependudukan diharapkan menjadi lebih efisien dan modern.
“Kami mengajak ASN maupun masyarakat untuk memanfaatkan kesempatan ini. Aktivasi IKD tidak dipungut biaya dan prosesnya didampingi petugas hingga selesai. Semakin banyak warga yang menggunakan IKD, semakin kuat pula dukungan terhadap pelayanan publik yang cepat, aman, dan terpercaya,” katanya.
Disdukcapil Bontang menegaskan layanan jemput bola akan terus dilakukan secara bertahap ke berbagai instansi maupun lokasi pelayanan. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mempercepat digitalisasi administrasi kependudukan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. (Irha)
