Pastikan Keselamatan Pegawai dan Pengunjung, DPMPTSP Bontang Sediakan Jalur Evakuasi

Jalur evakuasi DPMPTSP Bontang

Kabarintens.com, Bontang – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bontang terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, tidak hanya dari sisi kemudahan perizinan, tetapi juga melalui penguatan aspek keselamatan bagi pegawai maupun masyarakat yang datang ke kantor.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah menyediakan jalur evakuasi sebagai bagian dari upaya mitigasi bencana dan kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat. Fasilitas tersebut disiapkan agar proses penyelamatan dapat berlangsung lebih cepat, aman, dan terarah apabila sewaktu-waktu terjadi musibah seperti kebakaran, gempa bumi, maupun keadaan darurat lainnya.

Kepala DPMPTSP Kota Bontang, Muhammad Aspiannur, mengatakan jalur evakuasi menjadi bagian penting dalam sistem keselamatan gedung. Keberadaannya diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi seluruh pegawai maupun pengunjung yang sedang berada di lingkungan kantor.

“Kami memfungsikan tangga di sebelah kiri dari pintu masuk sebagai jalur evakuasi agar mereka yang berada di lantai atas bisa turun dengan cepat apabila terjadi keadaan darurat,” ujarnya, Senin (22/6/2026).

Ia menjelaskan, fungsi utama jalur evakuasi adalah sebagai rute penyelamatan yang memungkinkan seluruh penghuni gedung berpindah secara langsung, cepat, dan tertib menuju titik kumpul atau lokasi yang aman ketika terjadi situasi berbahaya.

Selain mempermudah proses penyelamatan, keberadaan jalur evakuasi juga mendukung petugas dalam menjalankan penanganan keadaan darurat. Jalur yang bebas dari hambatan akan mempercepat mobilisasi tim penyelamat menuju titik yang membutuhkan pertolongan sekaligus mengurangi risiko kepadatan saat proses evakuasi berlangsung.

Menurutnya, penyediaan fasilitas keselamatan merupakan bagian dari tanggung jawab pengelola gedung dalam memberikan perlindungan kepada seluruh pengguna layanan. Karena itu, jalur evakuasi harus selalu dijaga agar tetap steril, mudah diakses, dan dapat digunakan kapan saja apabila diperlukan.

“Adanya rute ini bertujuan agar proses evakuasi berjalan lebih terstruktur, tertib, dan tidak saling mengganggu. Dengan begitu, risiko kepanikan saat keadaan darurat bisa diminimalkan,” jelasnya.

Ia menambahkan, seluruh pegawai DPMPTSP telah mendapatkan pembekalan dan mengikuti simulasi penggunaan jalur evakuasi sebagai bagian dari peningkatan kesiapsiagaan menghadapi bencana. Melalui latihan tersebut, pegawai diharapkan mampu memahami prosedur penyelamatan sekaligus membantu mengarahkan masyarakat yang sedang berada di kantor menuju lokasi yang aman.

Aspiannur berharap fasilitas tersebut tidak hanya menjadi pelengkap sarana gedung, tetapi benar-benar dipahami dan dimanfaatkan sesuai prosedur apabila kondisi darurat terjadi. Ia juga mengimbau seluruh pegawai maupun pengunjung untuk tetap tenang, mengikuti arahan petugas, mendahulukan keselamatan bersama, serta tidak saling berdesakan saat proses evakuasi berlangsung sehingga seluruh penghuni gedung dapat keluar dengan aman dan tertib. (Irha)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *