Halaman SMPN 8 Bontang
Kabarintens.com, Bontang – SMP Negeri 8 Bontang Selatan menegaskan peran guru dalam pembinaan karakter siswa. Program salat duha dan mengaji menjadi sarana utama dalam proses tersebut. Guru berperan sebagai pembimbing dan teladan.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Surtiti Marsudi, menjelaskan bahwa keterlibatan guru sangat penting. Guru tidak hanya mengajar, tetapi juga mendidik karakter siswa. Hal ini menjadi tanggung jawab bersama.
Setiap kegiatan religius dipantau langsung oleh guru. Siswa diarahkan untuk mengikuti kegiatan dengan disiplin. Guru juga memberikan motivasi kepada siswa.
Kegiatan mengaji dilakukan dengan pendampingan intensif.
“Siswa dibimbing sesuai kemampuan masing-masing. Hal ini membuat proses belajar lebih efektif,” tuturnya, Jumat (10/4/2026).
Program ini juga menanamkan nilai tanggung jawab. Siswa diharapkan mampu mengikuti kegiatan tanpa paksaan. Kesadaran menjadi kunci utama keberhasilan program.
Ia bilang, aturan tetap menjadi dasar pembinaan. Keadilan dalam penerapan aturan harus dijaga. Hal ini menciptakan rasa kepercayaan di kalangan siswa.
“Guru juga memberikan pendekatan yang humanis. Siswa diperlakukan dengan penuh kasih sayang. Hal ini membuat suasana belajar lebih nyaman,” ucapnya.
Dengan peran aktif guru, pembinaan karakter berjalan optimal. Siswa tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak baik. Program ini menjadi prioritas sekolah. (Irha)
