DPMPTSP Bontang Sebut Industri Pengolahan Jadi Tulang Punggung Investasi Daerah

Pejabat Fungsional Ahli Madya Analis Kebijakan Bidang Penanaman Modal DPMPTSP Bontang, Karel

Kabarintens.com, Bontang – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bontang menegaskan sektor industri pengolahan masih menjadi tulang punggung investasi daerah pada triwulan I 2026. Hal itu terlihat dari dominasi nilai investasi pada sektor sekunder yang mencapai Rp571,8 miliar.

Kontribusi terbesar datang dari subsektor industri kimia dasar, barang kimia, dan farmasi yang mencatat realisasi investasi Rp543,2 miliar. Nilai tersebut jauh melampaui subsektor lainnya dalam struktur PMDN Bontang.

Dominasi sektor industri menunjukkan bahwa Bontang tetap memiliki posisi strategis sebagai kawasan industri yang diminati investor. Keberadaan infrastruktur industri yang telah berkembang menjadi salah satu daya tarik utama.

Selain itu, keterhubungan sektor industri dengan rantai pasok yang sudah terbentuk juga memperkuat daya saing investasi daerah. Hal ini memberi peluang besar bagi pengembangan investasi lanjutan.

Pejabat Fungsional Ahli Madya Analis Kebijakan Bidang Penanaman Modal DPMPTSP Bontang, Karel, mengatakan capaian tersebut menunjukkan sektor industri masih menjadi kekuatan utama ekonomi daerah.

“Industri pengolahan masih menjadi lokomotif investasi di Kota Bontang. Kondisi ini menegaskan bahwa potensi pengembangan sektor industri masih sangat besar,” ujarnya, Jumat (22/5/2026).

Menurut dia, pemerintah terus mendorong penguatan hilirisasi agar investasi industri tidak berhenti pada sektor dasar semata, melainkan berkembang pada produk turunan yang memiliki nilai tambah lebih tinggi.

“Kami terus mempromosikan peluang investasi turunan agar struktur industri di Bontang semakin kuat dan mampu memberi manfaat ekonomi yang lebih luas,” tutupnya. (Irha)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *